4.1.3
Kurva validasi
Ringkasan
- Kurva validasi menampilkan perubahan skor latihan dan validasi ketika satu hiperparameter diubah.
- Manfaatkan
validation_curveuntuk menyapu parameter regularisasi, menggambar kedua kurva, dan menemukan titik optimal. - Pelajari cara menafsirkan grafik saat men-tuning hiperparameter dan hal-hal yang perlu diwaspadai.
1. Apa itu kurva validasi? #
Kurva validasi menaruh hiperparameter di sumbu X dan skor pelatihan/validasi di sumbu Y. Interpretasi umum:
- Skor latih tinggi, validasi rendah → overfitting; naikkan regularisasi atau kurangi kapasitas model.
- Keduanya rendah → underfitting; kendurkan regularisasi atau pakai model lebih ekspresif.
- Keduanya tinggi dan berdekatan → pengaturan menjanjikan; konfirmasi dengan metrik lain.
Kurva validasi melengkapi kurva pembelajaran: yang pertama menganalisis “hiperparameter vs skor”, sementara yang kedua “jumlah data vs skor”.
2. Contoh Python (SVC dengan C)
#
| |

Nilai C rendah menyebabkan underfitting; nilai C tinggi memicu overfitting. Sekitar C ≈ 1 menjadi kompromi terbaik.
3. Membaca grafik #
- Bagian kiri (C kecil): regularisasi kuat → underfitting, kedua skor rendah.
- Bagian kanan (C besar): regularisasi lemah → skor latih tinggi, skor validasi menurun.
- Puncak tengah: dua kurva mendekat dan mencapai nilai maksimum; kandidat nilai C yang optimal.
4. Penggunaan praktis #
- Eksplorasi awal: tentukan rentang hiperparameter yang menjanjikan sebelum menjalankan pencarian mahal (grid, random, Bayesian).